Kick Off dan Validasi Awal Penyusunan Biodiversity Master Plan Provinsi Sulawesi Tengah
Wahid Ilham M. Rifai | 02 Februari 2026 | Dibaca 9 kali |

Kick Off dan Validasi Awal Penyusunan Biodiversity Master Plan Provinsi Sulawesi Tengah

Palu,  Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tengah menggelar kegiatan Kick-Off dan Validasi Awal Penyusunan Biodiversity Master Plan Provinsi Sulawesi Tengah yang bertempat di Hotel The Sya Palu. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam penyusunan dokumen perencanaan strategis keanekaragaman hayati daerah yang bertujuan mendukung implementasi Indonesia Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP) 2025–2045, serta memperkuat integrasi isu keanekaragaman hayati ke dalam perencanaan pembangunan daerah.

Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Prov. Sulteng, Wahid Irawan yang mewakili Kepala Dinas. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa Provinsi Sulawesi Tengah memiliki tingkat keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, meliputi ekosistem hutan tropis, pesisir dan laut, pulau-pulau kecil, kawasan karst, hingga wilayah pegunungan dan dataran rendah. Namun demikian, tekanan pembangunan, perubahan penggunaan lahan, serta dinamika sosial ekonomi menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan keanekaragaman hayati di daerah.

Penyusunan dokumen ini dilaksanakan dengan pendekatan berbasis wilayah (klaster), partisipatif, dan kolaboratif, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan kick-off dan validasi awal ini juga menjadi forum multipihak untuk menyamakan persepsi, memvalidasi isu-isu strategis, serta menghimpun masukan awal terhadap metodologi dan ruang lingkup penyusunan dokumen.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan kepala perangkat daerah kabupaten/kota se-Sulteng, akademisi dan pakar dari perguruan tinggi, perwakilan NGO dan organisasi masyarakat sipil, Konsorsium Solusi GIZ Sulawesi Tengah, Crestpent Institut Pertanian Bogor, serta unsur internal DLH Sulteng, baik secara luring maupun daring.

Melalui kegiatan ini, DLH Sulteng berharap terbangun sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan dalam upaya perlindungan dan pengelolaan keanekaragaman hayati, sekaligus mendukung visi pembangunan daerah yang selaras dengan Program 9 Berani menuju Sulawesi Tengah yang maju, religius, dan berdaya saing.


Sumber: PPID DLH Sulteng

BAGIKAN :



Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin